Di kota-kota cafe bukan sekedar tempat makan atau minum, tetapi disitu ada gaya hidup. Aktivitas ini kemudian menjadi ajang kumpul-kumpul dengan kolega, teman, keluarga kuliah, reuni, ngobrol soal bisnis, dan bahkan meeting. Hal itulah yang saat ini termotifasi akan buat cafe di daerah pedesaan. Anak-anak muda yang biasanya nongkrong di pematang sawah atau di pinggir jalan perempatan jalan, kini mulai pindah ke cafe-cafe. Secara psikologis, gaya hidup ini melahirkan “naik kelas” bagi anak desa untuk adanya wadah tempat yang layak Mereka merasa tidak kuper, dan bisa belajar hal yang bisa membuatnya mandiri kelak karena akan di pasilitasi Wifi yang bisa mencari referensi ilmu di internet serta hiburan lainya yang mendidik anak muda desa suasana kafe dengan pemandangan konsep alam terbuka Bulan ini di upayakan sudah bisa buka di Sangalla Tana Toraja bertempat di desa Rantela'bi' kafe ini saya beri nama " Kafe 57 " Back to nature mari kita kembali ke alam ungkap ...