Aneh Tahun yang lalu Mei 2017 , ribuan masyarakat Toraja Utara dan Tana Toraja melakukan aksi 1000 lilin untuk NKRI dan nangis nangis di kolam makale dan beberapa tempat lainya mereka sedih ahok di tangkap Aksi itu dipicu oleh proses peradilan terhadap mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok.
Ahok yang dituding menista agama, disidang kemudian divonis dua tahun penjara.
Apa kaitanya ahok dengan Toraja ahok di proses hukum kok kita yang nangis nagis bahkan pingsan, sekampung di bunuh malah cuek,,pola fikir ini yang perluh di hilangkan terlalu banyak mengurus orang luar, terlalu banyak mengritisi jauh tapi di sekeliling kita malah tidak di perhatikan kasihan ungkap Pangeran.
Sayangnya, aksi seperti ini tidak dilakukan oleh warga Toraja menyikapi peristiwa “Nduga Berdarah” dimana 19 warga sipil dan satu anggota militer gugur ditembak dan dibunuh secara kejam oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua. Sejak peristiwa ini ramai diberitakan media, para penggiat sosial kemasyarakatan di Toraja tidak melakukan aksi solidaritas untuk itu.Aksi 1000 lilin merupakan sebuah bentuk solidaritas warga terhadap sebuah peristiwa yang menyayat rasa kemanusiaan; siapapun orang yang menjadi korban. Aksi-aksi ini biasanya dipicu oleh rasa belaskasihan, sekaligus perlawanan moral terhadap sebuah peristiwa.
“Harusnya ada aksi solidaritas Sangtorayan di Tana Toraja dan Toraja Utara berupa penyalaan lilin sebagai simbol duka yg mendalam yang dirasakan oleh Sangtorayan atas musibah yang dialami oleh putra putra Toraja yang telah gugur dalam membangun Yusuf Kalla, Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Menteri PUPR, dan sejumlah pejabat lainnya menyebut para korban pembantaian KKB ini sebagai “Pahlawan Pembangunan” Papua.

Komentar
Posting Komentar